Langsung ke konten utama

Udang, Kentang Balado Petai Yang Mengugah Selera

Udang merupakan makanan laut yang kaya akan gizi. Terdapat kandungan kalsium, protein dan rendah kalori. Namun udang merupakan sumber kolesterol. Baiknya konsumsi udang dalam jumlah secukupnya.

Menurut artikel di hellosehat.com, dianjurkan makan udang per Minggu 226 gram.  Satu porsi udang biasanya   3 ons atau 85 gram. Dari 85 gram udang per hari, kita sudah cukup memenuhi hampir setengah dari asupan kolesterol yang dibutuhkan dalam sehari.

Udang mudah didapat sehari-hari. Di perairan air tawar maupun laut bagian pesisir hingga laut dalam, udang mudah ditemukan. Ada udang rebon, udang galah, udang windu namun aku biasa memakai udang ukuran sedang.

Udang memiliki cita rasa yang khas. Dagingnya putih lembut dan rasa gurih. Bisa diolah dengan digoreng biasa, dimasak asam manis, dikukus dibuat siomay atau dimsum, digulai atau direbus untuk sop atau tomyam atau goreng balado.

Nah, biasanya di rumah, kalau sudah ada udang balado (udang pakai sambal), hmm.. langsung cepat habis. Begitu juga teri balado. Aku masih belajar masak. Tapi dicoba masak sendiri dengan resep dari mama khas Padang. Udang ditambah kentang dan petai dimasak balado supaya warnanya cantik bervariasi dan enggak cepat habis sih tujuannya. Ketika aku sudah mencoba membuatnya ternyata enak katanya. Alhamdulillah ya hehehe. Yuk disimak resep di bawah ini :

Udang, Kentang Balado Petai

Sumber : koleksi pribadi
Bahan :

100 gram udang
2 buah kentang, potong dadu
2 papan petai, belah menjadi 2 tiap biji petai
Garam secukupnya
Minyak untuk menggoreng

Bumbu halus :

20 buah cabe merah
5 buah cabe rawit merah
3 siung bawang merah
2 siung bawang putih
Garam secukupnya

Langkah :

1. Bersihkan udang, lumuri garam.

Tips :

Memilih udang, pilih yang kulitnya masih keras, kepala masih menyatu, warna kepala tidak merah, udang tidak berbau busuk.

Bersihkan dari kepala dan isi kepala dan kulit udang, sisakan kumisnya.

Udang yang segar cukup dilumuri garam. Jika perlu bisa diberi air jeruk nipis dan biarkan kurang lebih 15 menit.

2. Haluskan bumbu halus.

Tips :

Haluskan bumbu dengan diulek atau diblender. Diulek setengah halus juga boleh tergantung selera.

Di bumbu halus ini tidak ditambahkan air jeruk nipis, karena sudah ada petai yang membuat aroma udang balado ini makin terasa mantap.

3. Kentang yang dipotong dadu dilumuri garam, goreng hingga kuning kecoklatan, angkat.

Tips :

Memilih kentang, pastikan tidak lunak ditekan.
Teksturnya mulus tidak ada rongga atau mata kehitaman, khawatir busuk. Jangan diambil jika warna kulit coklat kehijauan karena tidak matang. Pilih yang kulitnya tidak keriput.

Biar kentang cepat matang wajan ditutup, goreng kentang dengan api sedang.

Goreng kentang agak kering supaya tidak cepat basi.

4. Goreng udang hingga warna oranye kemerahan dan  agak kering, angkat.

5. Goreng petai sebentar, angkat.

Tips :

Pilih petai yang berwarna hijau segar. Ditekan kulitnya dan biji petainya keras. Pastikan tidak ada lubang dan tidak banyak bercak kehitaman, khawatir berulat.

Petai kalau tidak musim susah rasanya, kadang mama suka beli untuk persediaan, bisa untuk gulai atau goreng balado udang juga.

Petai yang sudah dikupas bijinya, masukkan ke dalam klip plastik lalu disimpan di freezer.

6. Tumis bumbu halus hingga warna kemerahan.

7. Masukkan udang, kentang dan petai. Aduk rata, angkat dan sajikan.

Demikian resep udang, kentang balado petai dariku. Selamat mencoba.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bakwan Sayur Gorengan Favoritku

Bakwan merupakan olahan dari tepung yang diisi aneka sayuran diolah dengan cara digoreng dengan sejumlah minyak. Bakwan kadang disebut juga bala-bala oleh orang dari Jawa Barat atau pia-pia bagi orang Jawa Tengah atau yasai tenpura (tenpura sayur) oleh orang Jepang. Bakwan pun jadi salah satu gorengan favoritku. Karena rasanya yang renyah dan gurih. Waktu masih jadi  anak kos, jajan gorengan pasti tak ketinggalan dibeli juga bakwannya. Karena tidak kos lagi, kalau lagi mau bakwan, coba buat sendiri. Sekarang ini ada juga bumbu instan bakwan. Cuma memang rasanya lebih pas kalau bisa membuat adonan bakwan sendiri.  Bisa ditambah rasa garam atau gurihnya. Dan juga mau membiasakan coba racik sendiri. Kan jadi kebanggaan sendiri bisa membuat makanan sendiri dan disukai diri sendiri dan orang lain yang memakannya. Coba mengulik Cookpad, ketemulah resep bakwan  sayur yang sekiranya mudah. Resep cookpad buatan Yan's kitchen ini bisa dicoba. Resep Bakwan Sayur  Sum...

5 Tips Cara Bangkit Dari Kegagalan

Tiada manusia yang tak pernah gagal. Entah itu gagal karena naik kelas sewaktu sekolah, gagal karena tidak lulus masuk perguruan tinggi yang diminati, gagal karena tidak lulus mata kuliah tertentu, gagal mendapatkan pekerjaan, gagal karena di putus hubungan kerja (PHK), gagal menikah, gagal mempertahankan rumah tangga, gagal karena bisnis bangkrut dan masih banyak kisah gagal lainnya. Lantas apakah yang harus kita perbuat setelah kita gagal? Apakah akan berdiam diri saja? Marah kepada orang lain sebagai pelampiasan? Mengucilkan diri tanpa sebab? Baiknya kita segera move on, bangkit dari gagal kita. Nah, aku hanya bisa memberikan tips bagaimana cara bangkit dari kegagalan versiku. Mari simak poin-poin di bawah ini : 1. Menangis Sudah lumrah ketika kita mengalami kegagalan, kita bersedih karena kecewa tidak bisa memberikan yang terbaik. Kita boleh menangis. Karena aku cewek wajar ya menangis. Tapi enggak masalah kalau cowok menangis. Sumber : pixabay Lakukan saja di rum...

Sampah Daur Ulang Yang Bermanfaat

Sampah menjadi hal yang sangat menjijikkan jika dilihat dari segi kesehatan, apalagi jika sampah itu menumpuk dan dibiarkan beberapa hari. Menimbulkan bau yang menyengat dan hanya akan memberi peluang munculnya wabah penyakit.  Dampak yang terjadi dari penumpukan sampah bisa berupa terkontaminasinya tanah, air dan udara selain itu dapat menimbulkan wabah penyakit dari limbah sampah yang beracun, bisa juga terjadi gangguan pernapasan, penyakit tipes serta penyakit kulit.   Awal bulan April ini pun banyak terjadi banjir di sejumlah wilayah Indonesia. Banjir tidak bisa disalahkan karena curah hujan. Namun akibat ulah manusia jualah yang menimbulkan musibah.  Nah, jika kita pandai untuk memilah-milah sampah akan menjadi hal yang berguna untuk kita semua. Dalam catatan Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta,  tercatat jumlah sampah rumah tangga pada lebaran 1439 H kemarin sebanyak 7.781 ton dikirim ke TPST Bantar Gebang pada h-1 sedangkan jumlah sa...